Sabtu, 27 Februari 2010

Tugas Karya Tulis Softskill ISD 1



Kata pengantar
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya tugas ini. Tugas ini kami buat dengan semaksimal mungkin agar dapat bisa dimanfaatkan oleh orang lain dalam mencari permasalahan seperti halnya persoalan ”Tingkat Pengangguran di Indonesia”.
Tugas ini terselesaikan berkat adanya pemberian contoh-contoh dalam sekitar negara kita. Oleh karena itu, selain menyajikan permasahan yang ada ada juga memecahkan suatu masalah dalam persoalan yang ada. Setiap permasalahan dibahas dengan rinci dan disertai tentang contoh yang mudah untuk dipahaminya. Infonya juga dapat memperluas pengetahuan siswa. Info ini berguna untuk menunjang pemahaman dan melatih ketrampilan siswa, kami bahas denga praktis dan mudah dilakukan.
Pada kesempata ini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang memberi dukungannya sesuai yang diharapkan oleh penulis terselesainya tugas ini.
Akhir kata, tiada gading yang tak retak, demikian pula dengan buku ini. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun tetap kami nantikan demi kesempurnaan persoalan pada tugas ini.


Jakarta, 01 Maret 2010


Penulis





i
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………….. i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………………. ii
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang…………………………………………………………………………………… 1
2. Tujuan penulisan ……………………………………………………………………………………………… 2
3. Sasaran penulisan ……………………………………………………………………………………………. 2
BAB II PERMASALAHAN
1. Kekuatan …………………………………………………………………………………………. 3
2. Kelemahan ……………………………………………………………………………………….. 3
3. Peluang ……………………………………………………………………………………………. 3
4. Tantangan ………………………………………………………………………………………… 3
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1. Kesimpulan ………………………………………………………………………………………. 4
2. Rekomendasi ……………………………………………………………………………………. 4
3 Referensi……………………………………………………………… 5



ii

BAB I PENDAHULUAN
1. Latar belakang

Dalam penulisan ini yang bertema “Tingkat Pengangguran di Indonesia” yang semakin lama banyak pengangguran, bukan hanya dinegara Indonesia saja tetapi adapula di negara-negara lainnya termasuk negara-negara maju. Tetapi dinegara maju tingkat pengangguran lebih mudah diatasi dibandingkan dinegara yang berkembang yang sulit diatasi bahkan sampai saat ini pada pemerintahan Indonesia belum bisa mengatasi tingkat pengangguran yang semakin tinggi. Dalam penulisan ini saya ingin lebih mengetahui tingkat pengangguran dalam Indonesia yang saya ketahui semakin lama semakin memprihatinkan apalagi sekarang banyak soal politik yang belum jelas terungkap.
Apa itu yang dimaksud dengan pengangguran?
Pengangguran adalah suatu dimana seseorang yang belum mendapatkan lapangan pekerjaan, dimana mereka masih mencari ilmu bakal pekerjaan yang mereka inginkan seperti: pelajar smp, sma, dan juga perguruan tinggi. Maka dari itu masalah pengangguran ini diharpakan menjadi perhatian semua pihak, karena pertumbuhan non-tradable yang maju pesat, sementara sector tradable semakin melemah. Untuk itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah dan pihak-pihak industri yang berkompeten untuk mendorong terbukanya kesempatan kerja dalam bidang industri. Hal ini sekaligus, dipercaya Latif, dapat mengurangi dominasi dari sektor non-tradable yang telah menyerap sekitar 70% tenaga kerja produktif.























1



2. Tujuan Penulisan

Tujuan Penulisan yang berjudul “Tingkat Pengangguran di Indonesia” adalah sebagai berikut:

• Dapat menetahui seberapa banyak tingkat pengangguran di Indonesia.
• Mengetahui dampak dari pengangguran.
• Mengetahui masalah tingkat pengangguran di Indonesia.
• Mendapatkan pengetahuan tentang masalah yang ada di Indonesia.
• Bertujuan untuk mencari solusi atau jalan keluar, untuk masalah itu.
• Berpatisipasi dalam masalah perekonomian.

3. Sasaran Penulisan

Dalam penulisan ini saya ingin memesan kepada pada sebagian pengangguran untuk sedikit lebih mengenal apa saja sebab-sebab menganggur dikala pada tahun ini yang semakin lama persaingan lapangan pekerjaan semakin sempit. Untuk itu dari mulai sekarang harus banyak beraktifitas dari pada menganggur yang dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri, Dan mencegah pengangguran disekitar khususnya dinegara Indonesia.


BAB II PERMASALAHAN
Apabila kita sadar akan penganguran yang setiap tahunnya bertambah. Tetapi kalau kita lihat dikantor hanya banyak yang bermain game dibanding kerja paling tidak, tidak semuanya bekerja atau bahkan yang lebih canggih lagi untuk menelusuri situs-situs internet yang tidak ada relevansinya dengan pekerjaan. Maka dari pada dana APBN pemerintah banyak mengeluarkan uang untuk membeli peralatan, membayar listrik dan telepon serta penyediaan ruang kerja nyaman telah membuat pengangguran tidak kentara di sektor pemerintahan ini menjadi jauh lebih mahal dibandingkan dengan yang terjadi di sektor pertanian di pedesaan.
Kota yang paling besar yang mengeluarkan dana APBN tidak kita pungkiri lagi yaitu kota jakarta yang banyak berdiri perusahaan negeri. Maka dari itu banyak yang terhambat pekerjaan dan menjadi faktor pengangguran yang menjadi masalah setiap tahunnya.




2
1. Kekuatan
Dalam pengangguran tidak ada dampak positif yang baik tetapi kita harus banyak melihat dari segi negatifnya, yang dipersalahkan dalam pengangguran yang tidak dapat ditelaah dengan kata-kata dan juga sulit dipecahakan masalah ini karena zaman semakin banyak persaingan satu sama lainnya. Tetapi ada dampak positif yang bias diambil yaitu menjadi pacuan atau dorongan bagi setiap masyarakat juga pelajar-pelajar.
2. Kelemahan
Sebagaimana saya lihat dari segi permasalahan ini banyak kategori yang negatifnya seperti, antara lain:
• Pertambahan lowongan pekerjaan lebih rendah dari pertambahan tenaga kerja.
• Pengangguran dapat membuat hilangnya mata pencaharian.
• Hilanganya ketrampilan kerja.
• Adanya tidak kestabilan sosial politik.
• Adanya tindak kriminalitas sebagian masyarakat.
• Ada kebosanan mencari kerja lantaran tidak dapat-dapat.
• Sikap putus asa.
3. Peluang
Karena peluang-peluang pengangguran banyak lantaran masalah ini tidak akan habis dipermasalahkan persoalan yang ada pada pengangguran adalah lapangan pekerjaan yang semakin lama semakin sempit dikarenakan karena faktor kelangkaan modal untuk berinvestasi. Dinegara Indonesia termasuk negara yang berkembang karena itu di negara-negara berkembang karena hanya berkaitan dengan pasang surutnya business cycle dan bukannya karena faktor kelangkaan investasi, masalah ledakan penduduk, ataupun masalah sosial politik di negara tersebut. Dan juga yang menjadi faktor utama adalah masalah tentang taraf hidup kita dinegara kita sendiri. Maka dari itu kita harus memecahkan masalah ini dengan seksama untuk membersihkan tingkat pengangguran tersebut.
4. Tantangan
Sebagian besar orang mempunyai tantangan sendiri-sendiri untuk berlomba-lomba dalam mencari lapangan kerja sesuai dengan tingkat kemapuannya. Maka dari itu dalam masalah pengangguran dapat menjadi sebuah tantangan, yang menjadi dorongan seseorang yang masih duduk ditingkat pelajar-pelajar. Contohnya dapat diciptakan dengan cara bekarya, berkreasi sesuai dengan kemampuannya.





3

BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1. Kesimpulan
Jadi, kita dapat secara ringkas dapat saya kemukakan bahwa pengangguran merupakan sebuah masalah yang kompleks, tidak hanya menyangkut masalah sosial bagi masyarakat luas tetapi juga merupakan masalah eksistensial bagi individu yang menjalaninya. Namun, terlepas dari itu semua, masalah sosial merupakan masalah yang harus dicarikan jalan keluarnya tidak hanya oleh pemerintah tetapi oleh kita semua. Melalui penyelesaian masalah pengangguran, diharapkan masalah-masalah sosial lain yang timbul akibat pengangguran seperti kejahatan dan prostitusi juga dapat teratasi. Dan juga pada permasahan ini ada juga kita dapat mengetahui masalah-masah yang ada di Indonesia yang sekarang banyak terjadi pada sistem politik ini yang menyebabkan adanya pengangguran yang meningkat karena adanya devisi yang menurun.
2. Rekomendasi
Selain kesimpulan, penyusun juga ingin menyampaikan beberapa rekomendasi bagi budaya Indonesia yang mudah-mudahan dapat berguna bagi masyarakat, yaitu diantaranya :
1. Lebih banyak pengetahuan dalam permasahan yang ada di pemerintahan kita sendiri, sehingga bisa memecahkan persoalan seperti pengangguran saat ini.
2. Adanya prioritas kita pada persoalan yang ada seperti pengangguran.
3. Lebih semangat lagi belajar untuk mendapatkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan kita.
4. Tidak bersipaku pada satu lapangan pekerjaan yang kita inginkan.










4
3 Referensi
1. majalah.sagangonline.com/index.php
2. http://innel.ngeblogs.com/2009/10/12/ Tingkat Pengangguran di Indonesia -indonesia/
3. www.bpsnt-padang.info
4. Koentjaraningrat, Pengangguran , PT Gramedia Pustaka Utama, 1974.
5. Manik,Rosmiani Dra,MM, A.Harjono, M.A, Memahami dan Mengaktualisasikan Wawasan Kebangsaan, PT Trans Mandiri Abadi, 2007






















5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar